Prospek Manchester United untuk mendapatkan Alphonso Davies dari Bayern Munchen di periode transfer Januari depan tampaknya penuh dengan tantangan. Klub Bavaria belum menunjukkan niat untuk melepas pemilik paspor Kanada tersebut dalam jangka pendek.
Sebelumnya, MU telah menargetkan posisi bek sayap kiri sebagai prioritas penguatan saat bursa musim panas lalu. Lewis Hall dari Newcastle United menjadi kandidat utama, namun The Magpies menolak transaksi tersebut. Pemain internasional Inggris itu malah memperpanjang perjalanannya di St James’ Park dengan penandatanganan kontrak baru.
Laporan terbaru menunjukkan MU masih mempertahankan minat terhadap Hall. Namun, Newcastle diperkirakan akan tetap bersikeras dan tidak akan memberikan kemudahan bagi INEOS, mitra kepemilikan MU, untuk mencapai persetujuan.
Bayern Tetap Mempertahankan Pemainnya
Selain mengincar Hall, Setan Merah juga mengamati kondisi Davies. Bek berusia 25 tahun ini dianggap sebagai salah satu talenta terbaik di lini pertahanannya, meskipun baru-baru ini mengalami gangguan fisik.
Bayern sebelumnya diberitakan meminta kompensasi senilai 60-65 juta euro untuk Davies. Mantan pemain Whitecaps Vancouver ini telah berada di Allianz Arena sejak 2018 dan masih terikat perjanjian hingga 2030.
Menurut jurnalis Bild Christian Falk, situasi saat ini cukup jelas: “Bayern Munchen tidak ingin menjual Alphonso Davies untuk saat ini. Namun, tawaran besar yang masuk bisa mengubah situasi.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun klub Jerman tidak aktif mencari pembeli, pintu negosiasi masih terbuka lebar untuk penawaran yang sangat substansial.
Falk menambahkan bahwa Bayern dapat mempertimbangkan untuk memasuki meja negosiasi apabila menerima proposal dengan nilai yang mencukupi.
Evaluasi Performa dan Kondisi
Falk juga mengungkapkan tentang remunerasi tinggi Davies dan adanya Nathaniel Brown, bek kiri alternatif asal Jerman yang tersedia di skuad.
Pakar tersebut berkomentar mengenai penampilan Davies ketika turun sebagai pemain pengganti di ajang Liga Champions menghadapi Viking FK. Menurutnya, Davies menampilkan kecepatan dan intensitas tinggi, namun terjebak dalam kesalahan kritis yang menghasilkan gol penyama.
Dalam insiden tersebut, Davies gagal menguasai duel kepala saat berusaha mengalihkan bola. Meskipun demikian, Falk menekankan bahwa Bayern tidak sedang mencoba membersihkan pemain itu dari skuadnya, meski peluang transfer belum sepenuhnya tertutup dengan rapat.

