Aprilia Racing mencatat hasil bersejarah pada seri MotoGP di Pertamina Mandalika International Circuit setelah menempatkan empat motor RS-GP26 di posisi empat besar untuk pertama kalinya di kelas utama. Marco Bezzecchi tampil sebagai pemenang, disusul Raúl Fernández di posisi kedua, Jorge Martín di urutan ketiga, dan Ai Ogura di peringkat keempat.
Hasil tersebut menegaskan dominasi Aprilia sepanjang balapan utama di Mandalika. Bezzecchi yang memulai lomba dari posisi kedua tampil konsisten hingga merebut kemenangan sekaligus mencatatkan putaran tercepat, 1 menit 29,960 detik. Kemenangan itu menjadi kemenangan ke-300 bagi pembalap Italia di kelas utama Grand Prix, kemenangan ke-11 Bezzecchi di kelas utama, serta kemenangan kelimanya musim ini setelah sebelumnya naik podium tertinggi di Buriram, Goiânia, Austin, dan Mugello.
“Saya benar-benar ingin meninggalkan Mandalika dengan hasil yang bagus, dan sejak cedera di Sachsenring, saya terus mengejar kemenangan ini dan rasanya sangat menyenangkan. Tentu saja, dengan hanya lima balapan tersisa, peluang meraih gelar lebih banyak hilang daripada terbuka,” kata Bezzecchi.
Selain kemenangan Bezzecchi, Aprilia juga menempatkan seluruh pembalapnya dalam persaingan terdepan sejak awal balapan. Raúl Fernández berhasil finis kedua dan melengkapi podium yang sepenuhnya diisi pembalap Aprilia. Sementara itu, Jorge Martín mengamankan posisi ketiga setelah tampil solid sejak start dari baris kedua. Hasil itu menjadi podium kesembilan Martín musim ini sekaligus podium ketiganya secara beruntun setelah Austria dan Jepang.
“Saya senang dengan podium ini karena saya berhasil meraih hasil terbaik yang bisa dicapai. Marco dan Raúl tampil lebih kuat sepanjang akhir pekan. Saya berusaha mengejar mereka, tetapi mereka lebih cepat. Walau begitu, dalam kejuaraan yang terpenting adalah tetap bersaing dalam perebutan gelar dan tiba di Valencia dengan peluang untuk menjadi juara,” ujar Martín.
Tambahan podium di Mandalika juga membawa Martín kembali ke puncak klasemen sementara kejuaraan dunia dengan koleksi 355 poin. Di belakang tiga pembalap terdepan, Ai Ogura melengkapi penampilan impresif Aprilia dengan finis keempat dan memastikan sapu bersih empat posisi teratas oleh RS-GP untuk pertama kalinya di MotoGP.

Keberhasilan di Mandalika menambah catatan kuat Aprilia sepanjang musim ini. Pabrikan asal Noale itu sebelumnya juga sempat menguasai seluruh podium di Le Mans, Assen, dan Silverstone, sehingga hasil di Mandalika menjadi kali keempat mereka menyapu bersih podium dalam satu musim. Secara keseluruhan, hasil ini juga menambah total kemenangan Aprilia di balap motor Grand Prix menjadi 310, termasuk delapan kemenangan musim ini dan 16 kemenangan di kelas utama.
“Aprilia menghadirkan drama besar—baik saat hasilnya menggembirakan maupun mengecewakan. Hari Sabtu dimulai dengan sangat baik lewat pole position Raúl Fernández, tetapi balapan sprint ternoda oleh kesalahan di Tikungan 1 dan kesalahan serius dalam pengaturan tekanan ban depan Jorge. Setidaknya, penampilan luar biasa Ai yang menyalip banyak pembalap berhasil menyelamatkan sebagian hasil hari itu. Sebaliknya, Minggu menjadi hari yang sulit dilupakan, dengan empat motor RS-GP finis di empat besar untuk pertama kalinya. Kami tahu persaingan akan tetap berat hingga akhir. Namun, seperti halnya kami tidak berkecil hati ketika hasilnya buruk, kami juga tidak akan terlena saat hasilnya baik,” kata CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola.
Rivola menyebut pencapaian di Mandalika menjadi bukti komitmen seluruh tim di tengah ketatnya persaingan musim ini. Meski demikian, Aprilia menegaskan tidak ingin larut dalam euforia karena persaingan perebutan gelar masih akan berlanjut hingga seri-seri terakhir. Dengan lima balapan tersisa, hasil di Mandalika menjadi modal penting bagi Aprilia untuk menjaga momentum dalam perebutan kemenangan dan kejuaraan dunia.

