Setelah sempat tertunda, 76 Ultimate Downhill 2026 Seri 2 akan bergulir di Arjuno Bike Park, Pasuruan, Jawa Timur pada 16-18 Oktober 2026. Sang juara Seri 1, Andy Prayoga memastikan akan kembali beraksi meski tidak dalam kondisi fisik 100 persen karena sempat mengalami cedera serius pada awal Agustus lalu.
Pada 76 Ultimate Downhill 2026 Seri 1 yang berlangsung di Bukit Hijau, Bantul, Yogyakarta pada 24 Mei lalu, Andy Yoga berhasil mengukuhkan waktu tercepat 2 menit 39,495 detik di kelas Men Elite. Hasil itu menempatkannya di posisi teratas klasemen sementara persaingan gelar juara umum tahun ini dengan raihan 260 poin.
Kendati demikian, perebutan gelar juara umum di kelas Men Elite masih terbuka dan perubahan posisi di klasemen sangat mungkin terjadi. Rider-rider yang bersaing sejak seri 1 masih harus memainkan dua seri tersisa di Arjuno Bike Park Pasuruan dan Ternadi Bike Park, Kudus.
Namun, upaya sang pemuncak klasemen, Andy Yoga untuk mempertahankan posisinya mengalami tantangan besar. Ia sempat menderita cedera parah ketika menjalani sesi latihan yang membuatnya harus berlomba dengan waktu jika ingin kembali tampil dengan performa terbaiknya di 76 Ultimate Downhill 2026 seri 2.
“Saya mengalami big crash pada 9 Agustus lalu saat melakukan latihan di Somosari, Jepara. Benturan keras di bagian perut mengakibatkan ginjal kiri pecah dan terjadi pendarahan hebat. Saya kehilangan 50 persen ginjal kiri saya akibat benturan tersebut,” kata atlet asal Jepara yang terkenal gaya balap nekat itu saat dihubungi Sport Channel.
Downhiller yang akrab disapa Jhon ini hanya memiliki waktu sekitar dua bulan untuk bisa pulih jika ingin tampil di 76 Ultimate Downhill 2026 Seri 2. Waktu selama itu jelas tidak cukup untuk bisa benar-benar pulih setelah menjalani operasi ginjal. Kentalnya darah balap yang mengalir di tubuh mendorong Andy Yoga untuk kembali ke lintasan lebih cepat meski masih dalam masa pemulihan.
“Alhamdulillah kondisi saya terus berangsur membaik meski masih merasakan sedikit nyeri di perut. Ini saya baru pulang setelah ikut balapan motor di Rookies Grasstrack Championship 2026 di Klaten pada 26-27 September. Bahkan, saya berhasil naik podium karena menurut saya dengan ikut balapan motor dapat melatih ketajaman reflek mata dan insting kecepatan yang sangat berguna ketika kembali ke lintasan downhill,” ujar Andy Yoga.
Andy Yoga tentu tidak ingin kehilangan peluang mempertahankan posisinya di puncak klasemen sementara juara umum 76 Ultimate Downhill 2026. Rider MUD Brothers ini pun terus berusaha untuk terus memulihkan kondisi fisik demi bisa kembali menantang gravitasi di Arjuno Bike Park yang akan bergulir kurang dari tiga pekan.
“Tentu saya tetap harus melihat kondisi fisik, jika proses pemulihan pasca cedera terus membaik, saya akan turun di Seri 2. Tapi, saya tak ingin hanya sekedar main aman, saya harus selalu tampil habis-habisan di setiap balapan, ‘always gaspol pokoknya’,” ucap Andy Yoga.
Di klasemen Men Elite sementara 76 Ultimate Downhill 2026, Andy Yoga saat ini unggul 50 dari pesaing terdekatnya, Agung Prio yang mengoleksi 210 poin. Putra Ganda Arrozak menempel di urutan ketiga dengan 200 poin, di tempat keempat dan kelima diisi Dois Audy Fikriansyah (160 poin) dan Mohammad Abdul Hakim (150 poin).

