Kontingen Indonesia berhasil menambah perolehan medali emas pada ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 melalui cabang olahraga panahan. Pepanah Nurisa Dian Ashrifah menyabet emas dari nomor compound women’s individual usai menundukkan wakil Filipina, Amaya Amparo Cojuangco.
Pertandingan final yang berlangsung di Okazaki Chuo Sogo Park Multipurpose Square pada Kamis (1/10/2026) tersebut berakhir dengan skor tipis 139-137. Kemenangan ini mengukir sejarah baru sebagai medali emas pertama sepanjang keikutsertaan tim panahan Indonesia di panggung Asian Games.
Capaian historis Nurisa sekaligus menggenapkan raihan emas kontingen Merah Putih menjadi lima keping. Empat emas sebelumnya disumbangkan oleh tim beregu putra bulu tangkis, ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, lifter Rahmat Erwin Abdullah, serta pemanjat tebing Desak Made Rita Kusuma Dewi.
Hingga Kamis (1/10) pukul 11.00 WIB, Indonesia mengantongi total 32 medali yang terdiri dari 5 emas, 7 perak, dan 20 perunggu. Hasil ini menempatkan Indonesia di peringkat ke-13 klasemen sementara perolehan medali.
Peluang Indonesia untuk menambah pundi-pundi medali masih terbuka lebar karena sejumlah atlet Merah Putih masih bertanding pada hari yang sama. Salah satu laga krusial adalah tim esports Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) yang bertarung melawan Myanmar di partai perebutan emas.
Selain cabang esports, potensi medali tambahan juga diharapkan datang dari cabang olahraga panjat tebing nomor speed putra. Dua pemanjat tebing andalan Indonesia, Veddriq Leonardo dan Aditya Tri Syahria, masih terus bersaing ketat untuk mengamankan posisi podium.
Sementara itu, China masih belum tergoyahkan di puncak klasemen dengan raihan total 277 medali, sedangkan Thailand memimpin persaingan negara Asia Tenggara di peringkat kelima. Di kawasan regional, posisi Indonesia berada di bawah Thailand yang mengoleksi 12 emas dan Malaysia yang menempati peringkat ke-11 dengan 6 emas.

