Kurang dari dua bulan lagi, pertarungan pebulutangkis top dunia bakal tersaji di Istora GBK, Senayan, Jakarta dalam Polytron Indonesia Open 2026. Lantas, bagaimana kans tim merah putih meraih lima gelar juara dalam turnamen berlabel BWF World Tour Super 1000 tersebut?
Dalam sesi jumpa pers yang diadakan di Hotel Indonesia Kempinski pada Selasa (14/4), Sekjen PP PBSI, Ricky Soebagja menyebut skuad merah putih akan diisi oleh kombinasi atlet senior dan atlet muda Pelatnas.
Nama-nama seperti Jonathan Christie, Alwi Farhan, Fajar Alfian, Muhammad Shohibul Fikri, Putri Kusuma Wardani, Febi Setianingrum/Rachel Allessya Rose, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta, hingga Nikolaus Joaquin/Raymond Indra akan menjadi bagian dari kekuatan Merah Putih di turnamen ini.
Dengan komposisi ini, PBSI menyebut target tidak hanya terpaku pada titel kampiun, namun juga jam terbang dan kesempatan bertanding bagi atlet-atlet muda dalam kompetisi level tertinggi.
“Melalui ajang ini, diharapkan para atlet dapat memanfaatkan kesempatan tampil dihadapan publik sendiri untuk menunjukkan perkembangan terbaiknya. Dukungan suporter diharapkan menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk tampil maksimal, sekaligus membangun kepercayaan diri mereka dalam menghadapi turnamen-turnamen internasional ke depan,” ujar Ricky.
Polytron Indonesia Open 2026 juga menjadi momen akselerasi atlet-atlet muda Pelatnas agar tampil maksimal di hadapan publik. “Kami tentu menargetkan hasil terbaik. Dengan persiapan yang matang, kami berharap para atlet Indonesia mampu bersaing dan meraih hasil yang maksimal,” tegasnya.

