spot_img
BerandaRAKETBibit Pebulutangkis Putra Berkualitas Meningkat di Audisi Umum PB Djarum 2026 Kudus

Bibit Pebulutangkis Putra Berkualitas Meningkat di Audisi Umum PB Djarum 2026 Kudus

Diikuti 1.601 peserta, Audisi Umum PB Djarum 2026 Kudus menghadirkan banyak pebulutangkis muda di sektor putra yang berkualitas. Hal ini membuat persaingan meraih Djarum Beasiswa Bulutangkis dan bergabung dengan PB Djarum menjadi sengit.

Di sela-sela tahap turnamen, Jumat (11/9), Legenda PB Djarum sekaligus Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, Aryono Miranat, menuturkan peningkatan kualitas pebulutangkis muda menjadi angin segar dalam proses regenerasi. Namun demikian, ia juga menekankan pentingnya aspek non teknis di luar bakat dan skill sebagai salah satu komponen penilaian untuk bergabung dengan PB Djarum.

“Dari segi kualitas ada beberapa yang bagus. Selain dari Pulau Jawa, saya juga melihat ada yang dari Kalimantan itu juga bagus. Bagaimana cara dia merespon permainan, misal posisi jatuhnya bola di tengah atau di samping, pengembalian bolanya apakah tetap taktis atau seenaknya. Selain itu, attitude juga penting seperti bagaimana menyikapi hasil misalnya banting raket atau meledek lawan, dan lainnya. Semoga kami bisa memantau bibit dan talenta terbaik,” ucap pria yang dijuluki Coach Naga Air tersebut.

Salah satu pebulutangkis muda yang menunjukkan penampilan apik di arena Audisi Umum PB Djarum 2026 Kudus ialah Keanu Al Fathir Rahadi. Atlet putra KU-12 asal Balikpapan, Kalimantan Timur ini melakoni tahap turnamen Audisi Umum PB Djarum dengan motivasi tinggi untuk meraih Super Tiket.

Ia berhasil mengamankan kemenangan pada hari pertama Tahap Turnamen usai mengalahkan Nidan Mauludi Fathan asal Kuningan, Jawa Barat, dengan straight game 21-10 dan 21-13.

“Untuk persiapan audisi ini, saya latihan seminggu 11 kali. Saya ingin bergabung dengan PB Djarum karena banyak atletnya yang menjadi juara dunia. Sama pelatih saya bukan cuma dilatih soal teknik tapi saya juga soal kemandirian. Seperti di asrama saya cuci baju sendiri. Pokoknya hidup disiplin dan menjaga pola makan. Saya juga tidak terlalu banyak bermain handphone supaya bisa tetap fokus. Paling pegang handphone kalau telepon orang tua saja. Saya siap menghadapi pertandingan selanjutnya hingga sampai final,” kata Keanu yang sebelumnya pernah mengikuti Audisi Umum PB Djarum pada 2024 dan terhenti di Tahap Turnamen.

Hal sama juga ditunjukkan oleh Farnas Rozan Iraqee, atlet putra KU-12 asal Sampang, Madura, Jawa Timur yang pantang menyerah bergabung dengan PB Djarum melalui jalur Audisi Umum. Pasalnya, ia sudah empat kali mengikuti Audisi Umum sejak 2023. Pada Tahap Turnamen, Jumat (11/9), ia tampil dominan atas Dimas Purnama Putra asal Jepara, Jawa Tengah, dengan dua set langsung 21-9 dan 21-6.

“Aku mau masuk PB Djarum supaya bisa berprestasi dan membanggakan orang tua. Sebagai persiapan audisi, aku fokus latihan selama seminggu. Setelah latihan rasanya kayak ada aura juaranya dan tambah semangat. Orang tua saya bilang harus semangat dan memaksimalkan kesempatan audisi terakhir ini untuk masuk karantina PB Djarum. Meski persaingannya ketat, tahun ini harus berani, harus bisa menang,” ucap Farnas yang terinspirasi oleh gaya permainan Zaki Ubaidillah itu.

Kegigihan juga diperlihatkan oleh Kiandra Agustian Kardiana. Meski menelan kekalahan di tahap Turnamen, ia berjanji akan kembali tahun depan guna membuktikan kemampuannya di atas arena.

“Baru kali ini aku ikut audisi, rasanya seru sekali karena lawannya pun kuat-kuat. Kalah menang tidak masalah, aku sudah maksimal saat pertandingan tadi. Buat aku, PB Djarum itu spesial karena banyak pemain dunia di sini. Itu yang memotivasiku untuk latihan keras selama 6 hari seminggu untuk persiapan audisi. Tahun depan kalau kategori umurnya masih masuk, aku mau mencoba lagi ikut Audisi Umum PB Djarum,” kata pebulutangkis muda asal Kuningan, Jawa Barat, tersebut.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Paling Populer

Komentar Terbaru