Real Madrid gagal memanfaatkan peluang untuk memangkas jarak dengan pemuncak klasemen Barcelona setelah menelan kekalahan 0-1 dari Getafe pada pekan ke-26 La Liga 2025/2026 di Stadion Santiago Bernabeu, Selasa (3/3/2026) dini hari WIB. Hasil ini membuat Los Blancos tetap tertahan di posisi kedua klasemen dengan 26 pertandingan dan terpaut empat poin dari Barcelona yang telah memainkan jumlah laga yang sama. Kekalahan tersebut sekaligus menjadi yang kedua secara beruntun di kompetisi domestik bagi tim asuhan Alvaro Arbeloa.
Gol tunggal dalam pertandingan itu dicetak oleh Martin Satriano jelang akhir babak pertama. Penyerang Getafe tersebut melepaskan tendangan voli spektakuler yang meluncur deras ke pojok atas gawang Thibaut Courtois dan tak mampu dihentikan kiper asal Belgia itu. Gol itu tercipta saat Madrid tengah berupaya mengontrol permainan, namun justru gagal memaksimalkan sejumlah peluang yang mereka miliki sejak awal laga.
Real Madrid kembali tampil tanpa Kylian Mbappe yang masih berkutat dengan cedera ligamen luar lutut kiri sejak akhir 2025. Selain Mbappe, Jude Bellingham juga belum bisa dimainkan karena cedera. Absennya dua pemain kunci tersebut berdampak pada daya gedor tuan rumah. Vinicius Junior sempat mendapatkan peluang emas ketika berhadapan satu lawan satu dengan kiper Getafe, David Soria, tetapi tembakannya berhasil digagalkan. Sepanjang laga, pertahanan disiplin Getafe membuat Madrid kesulitan menciptakan peluang bersih, sementara Soria tampil solid di bawah mistar.
Memasuki babak kedua, Arbeloa berusaha mengubah jalannya pertandingan dengan melakukan tiga pergantian pemain dalam 10 menit awal, termasuk menarik keluar Trent Alexander-Arnold. Intensitas serangan meningkat dan Madrid lebih sering mengandalkan umpan silang untuk menekan pertahanan lawan. Antonio Rudiger hampir menyamakan kedudukan melalui sundulan di tiang dekat yang melenceng tipis, sementara Rodrygo yang masuk sebagai pemain pengganti menanduk bola ke arah tiang jauh, namun Dani Carvajal gagal memaksimalkan peluang tersebut. Meski terus menekan hingga menit akhir, Madrid tidak mampu menembus rapatnya barisan belakang Getafe.
Situasi semakin memburuk bagi tuan rumah pada masa injury time ketika Franco Mastantuono diganjar kartu merah langsung oleh wasit Alejandro Muniz Ruiz akibat melontarkan kata-kata kasar. Tidak lama kemudian, pemain Getafe Adrian Liso juga menerima kartu kuning kedua karena dianggap mengulur waktu, sehingga kedua tim harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap 1-0 untuk kemenangan Getafe.
Kekalahan ini menjadi yang keempat bagi Arbeloa dalam 12 pertandingan sejak menangani Madrid dan menambah tekanan dalam persaingan perebutan gelar. Dengan kompetisi yang semakin memasuki fase krusial, Madrid dituntut segera bangkit saat menghadapi Celta Vigo pada laga berikutnya agar tidak semakin tertinggal dari Barcelona dalam perburuan gelar La Liga musim ini.

