Arsenal resmi dinobatkan sebagai juara Premier League, mengakhiri penantian panjang selama 22 tahun untuk merengkuh takhta tertinggi sepak bola Inggris sejak era legendaris “Invincibles” pada tahun 2004.
Kepastian ini didapat setelah Manchester City bermain imbang 1-1 melawan Bournemouth pada Rabu (20/5) dini hari WIB. Hasil tersebut membuat posisi The Gunners di puncak klasemen tidak mungkin lagi terkejar, menyusul kemenangan krusial mereka atas Burnley, Selasa (19/5).
Pasukan Mikel Arteta, yang harus puas menjadi runner-up dalam tiga musim terakhir, akhirnya berhasil melampaui dominasi tim asuhan Pep Guardiola untuk mengklaim gelar “Raja Inggris”.
Skuad Arsenal berkumpul di pusat latihan London Colney untuk menyaksikan laga Man City kontra Bournemouth, dengan harapan gelar juara bisa terkunci malam itu. Meski awalnya rencana tersebut dirahasiakan, potongan video perayaan besar-besaran para pemain saat peluit panjang berbunyi langsung beredar luas di media sosial.
Sementara itu, ribuan pendukung Arsenal memadati area luar Stadion Emirates untuk merayakan keberhasilan yang sudah lama dinantikan ini. Legenda klub, Ian Wright, tampak berada di tengah kerumunan massa memimpin perayaan tersebut.
Kejayaan Arsenal bisa bertambah pekan depan saat mereka menghadapi Paris Saint-Germain di final Liga Champions. Adapun trofi Premier League akan diserahkan secara resmi setelah pertandingan terakhir musim ini dalam laga tandang melawan Crystal Palace di pekan pamungkas. Tiket pertandingan tersebut kini menjadi barang langka yang paling diburu oleh para penggemar setia.
Keberhasilan ini juga sekaligus mengakhiri ejekan terhadap Arteta dan timnya yang sering dijuluki sebagai “spesialis posisi kedua”. Ini merupakan trofi mayor pertama mereka sejak menjuarai Piala FA pada 2020, yang juga merupakan musim perdana Arteta melatih.
Sejak terakhir kali Arsenal juara pada 2004 di mana Thierry Henry dkk. tidak terkalahkan dalam 38 pertandingan, gelar juara Liga Inggris sempat silih berganti dikuasai oleh Manchester United, Man City, Chelsea, Liverpool, bahkan Leicester City.
Pep Guardiola pun memberikan ucapan selamat kepada Arsenal dan mantan asistennya, Arteta, setelah City gagal mempertahankan gelar.
“Selamat kepada Mikel, selamat untuk Arsenal. Mereka tampil sangat fenomenal. Kami sudah mencoba mendekat. Mewakili seluruh pihak di Manchester City, kami mengucapkan selamat kepada Mikel, staf, pemain, dan fans atas gelar juara ini. Mereka layak mendapatkannya,” ucap Guardiola.
Perdana Menteri Inggris, Sir Keir Starmer, yang juga merupakan penggemar berat Arsenal, turut meluapkan kegembiraannya di media sosial: “22 tahun yang panjang bagi Arsenal. Tapi akhirnya, kita kembali ke tempat yang seharusnya. Juara!”

