Rabu, Februari 25, 2026
BerandaSportPiala Dunia 2026 Hadir Gratis di TVRI, Tayangkan 104 Pertandingan

Piala Dunia 2026 Hadir Gratis di TVRI, Tayangkan 104 Pertandingan

JAKARTA – Pemerintah melalui Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) secara resmi memastikan penayangan Piala Dunia 2026 bagi masyarakat Indonesia.

Ajang sepak bola terbesar dunia tersebut akan disiarkan secara gratis dan terbuka (Free To Air/FTA), sehingga dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Kepastian itu diumumkan dalam konferensi pers yang digelar di lobi GPO LPP TVRI, Jakarta, Senin (29/12/2025). Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Utama LPP TVRI Iman Brotoseno, didampingi Chief Editor Siaran Piala Dunia TVRI Usman Kansong.

Iman menyampaikan bahwa TVRI telah ditunjuk sebagai pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2026 di wilayah Indonesia. Seluruh pertandingan akan ditayangkan melalui TVRI Nasional dan TVRI Sport, baik secara berurutan maupun simultan.

“TVRI akan menyiarkan seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 secara terestrial atau Free To Air. Masyarakat cukup menggunakan antena televisi biasa untuk menyaksikannya,” ujar Iman.

Turnamen Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dijadwalkan berlangsung selama 39 hari, mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Siaran pertandingan di Indonesia akan tayang mulai pukul 23.00 WIB hingga 11.00 WIB, menyesuaikan dengan perbedaan zona waktu.

TVRI memperoleh hak siar penuh atas ajang tersebut, termasuk seluruh turunannya. Total sebanyak 104 pertandingan, dari babak penyisihan grup hingga partai final, akan disajikan kepada publik melalui tayangan live, live delay, maupun siaran ulang (re-run) selama periode penyelenggaraan.

Iman mengakui bahwa proses perolehan hak siar Piala Dunia 2026 tidaklah mudah. TVRI harus melalui tahapan panjang dan persiapan yang matang. Namun, hal tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen lembaga penyiaran publik dalam menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat.

“Seluruh persiapan ini kami lakukan sebagai bagian dari tugas TVRI untuk menghadirkan siaran berkualitas internasional yang inklusif, mudah diakses, dan menjangkau seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah terluar, terdepan, dan tertinggal atau 3T,” jelasnya.

Ia menegaskan, penayangan Piala Dunia 2026 melalui TVRI juga sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, agar momen besar dunia tersebut dapat dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia.

“Piala Dunia adalah perayaan global. Melalui TVRI, kami ingin memastikan kebahagiaan itu bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia tanpa diskriminasi akses,” kata Iman.

Selain melalui siaran televisi terestrial, akses Piala Dunia 2026 di platform lain seperti OTT (over the top) akan bergantung pada kebijakan masing-masing operator pihak ketiga.

Sebagai perluasan manfaat sosial dan ekonomi, pemerintah bersama TVRI juga berencana menginisiasi kegiatan nonton bersama (nobar) di berbagai daerah. Program ini akan melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai upaya mendorong perputaran ekonomi lokal selama gelaran Piala Dunia berlangsung.

TVRI berharap, selain menjadi hiburan, siaran Piala Dunia 2026 juga dapat berfungsi sebagai media diseminasi program-program pemerintah yang bersifat edukatif dan informatif bagi masyarakat luas.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Paling Populer

Komentar Terbaru