Sabtu, Februari 21, 2026
BerandaRAKET518 Atlet Muda Bertarung di Kudus, Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026...

518 Atlet Muda Bertarung di Kudus, Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026 Terapkan Format Perorangan dan Beregu Kelas Dunia

Sebanyak 518 atlet muda dari 28 klub ambil bagian dalam Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026 yang berlangsung di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah, pada 9–14 Februari 2026. Tak sekadar menjadi ajang adu prestasi, turnamen ini menghadirkan peningkatan kualitas kompetisi melalui penerapan tiga format pertandingan berbeda, termasuk sistem beregu ala Piala Thomas, Uber, dan Sudirman.

Kompetisi yang diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation dan PB Djarum ini mempertandingkan kategori perorangan U-9 dan U-11 serta nomor beregu U-13 dan U-15. Untuk sektor beregu, U-13 menggunakan format Piala Thomas & Uber, sedangkan U-15 mengadopsi format Piala Sudirman.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, mengatakan ajang yang telah digelar selama empat tahun ini menjadi wadah penting peningkatan kualitas atlet muda dari berbagai daerah.

“Kejuaraan Klub Mitra merupakan salah satu upaya dari PB Djarum dan Djarum Foundation untuk terus menjaga nyala api semangat bulutangkis di Indonesia. Dengan kejuaraan ini, tiap-tiap klub dapat mengukur kemampuan para atletnya dan bersama-sama meningkatkan kualitas serta pembinaan sehingga akhirnya kita memiliki banyak atlet-atlet muda mumpuni yang dapat melanjutkan tongkat estafet regenerasi pebulutangkis elit di Tanah Air,” ujar Yoppy.

Sebanyak 25 klub mitra dan tiga klub undangan ambil bagian, di antaranya PB Talenta Manado (Sulawesi Utara), PB Champion Makassar (Sulawesi Selatan), PB Victory Bandung (Jawa Barat), dan Hevindo Balikpapan (Kalimantan Timur).

Yoppy mencontohkan, pembinaan tersebut mulai menunjukkan hasil dengan sejumlah atlet klub mitra yang menembus Pelatnas PBSI, seperti Selsi Jovika, Moh Zaki Ubaidillah, dan Richie Duta Richardo.

“Selain membantu meningkatkan kualitas atlet, Kejuaraan Klub Mitra itu penting sekali untuk klub dan pelatihnya. Umumnya pelatih klub mitra adalah mantan atlet PB Djarum, jadi kejuaraan ini membantu ekosistemnya tetap hidup. Kami kumpulkan mereka, berdiskusi, kami petakan kebutuhan sekarang dan satu-dua tahun ke depan. Sehingga klub mitra juga menjadi wadah berbagi pengetahuan seputar perkembangan bulutangkis,” jelasnya.

Tak hanya kompetisi, penyelenggara juga menggelar coaching clinic dan sharing session bagi pelatih. Tahun ini, materi disampaikan pelatih fisik PB Djarum, Ari Subarkah, mengenai peningkatan endurance saat bertanding.

Ketua Panitia Pelaksana, Sigit Budiarto, mengatakan penerapan tiga sistem pertandingan menjadi bagian dari pembelajaran mental bertanding bagi atlet usia dini.

“Tahun ini, kita menggunakan sistem turnamen ada tiga kategori yang terdiri dari perorangan putra dan putri, kemudian di U-13 kami menggunakan sistem Thomas dan Uber, dan yang ketiga adalah sistem beregu campuran yang mengadopsi format Piala Sudirman untuk U-15. Alasan kami membuat sistem pertandingan seperti ini supaya peserta usia muda semakin terbiasa dengan situasi dan tekanan di setiap pertandingan. Harapan kami dengan diadakannya format kejuaraan yang berbeda-beda tersebut akan menjadi suatu pelajaran baru buat pelatih maupun atlet-atlet muda guna terus mengasah kegigihan, mental, dan semangat bertanding,” kata Sigit.

Jumlah peserta tahun ini meningkat dibanding edisi sebelumnya yang diikuti 439 atlet. “Kami bersyukur respon dari klub mitra sangat baik dengan menerjunkan banyak atlet di berbagai lapisan usia. Kami berharap, seluruh atlet yang terlibat tidak hanya dapat menambah jam terbang tapi juga menjadikan kompetisi ini pembelajaran agar bisa meningkatkan kemampuan mereka,” tutur peraih Piala Thomas 2002 itu.

Duel Sengit di Lapangan

Persaingan ketat tersaji di partai final U-11 tunggal putra yang mempertemukan Zayn Abdullah Rajendra (Champion Klaten) dan Kentaro Javas Kaivan Tsaqib (PB Champion Kebumen). Zayn menang 21-16 di gim pertama, sebelum Kentaro membalas 21-19. Pada gim penentuan, Zayn bangkit dari ketertinggalan 11-15 dan memastikan gelar juara dengan skor 21-18.

“Saya sangat bersemangat untuk bisa menang di final apalagi sebelumnya juga pernah kalah lawan Kentaro. Saya juga tidak mau membuang peluang menjadi juara karena tahun lalu kalah di babak delapan besar. Senang banget semua usaha keras dalam latihan dan saat pertandingan membuahkan hasil maksimal dan menjadi juara di Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026. Ke depannya, saya ingin lebih sering menang supaya bisa mewujudkan mimpi bermain di kejuaraan tingkat dunia,” kata Zayn.

Di kategori beregu campuran U-15, Champion Gading Jaya keluar sebagai juara setelah menundukkan Champion Magelang dengan skor 3-0. Kemenangan ditentukan lewat laga ganda campuran, tunggal putra, dan tunggal putri. Jonathan Samuel Daloma, yang bersama Karla Nelvina Telaumbanua menyumbang poin pertama, mengaku sempat tertekan.

“Sebagai pemain yang turun pertama di final beregu campuran U-15 awalnya saya sempat merasa terbebani, tetapi setelah berhasil unggul saya semakin optimistis dan bisa menyumbangkan poin lewat pertarungan tiga gim. Semoga keberhasilan ini dapat menjadi motivasi buat saya dan teman-teman lain di klub untuk bisa meraih lebih banyak kesuksesan di masa depan,” ujar Jonathan.

Karla menambahkan, “Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026 ini sangat berkesan buat saya karena baru pertama kalinya mengikuti kategori beregu bisa langsung menjadi juara. Saya sungguh tidak menyangka kami bisa sukses mengingat lawan-lawannya juga bagus-bagus. Ini adalah kemenangan bersama berkat kerja keras dari pelatih dan teman-teman di PB Gading Jaya.”

Pelatih ganda PB Gading Jaya, Daniel Bagas Irawan, juga mengapresiasi perjuangan anak asuhnya.

“Jujur awalnya saya tidak banyak berharap karena beberapa pemain kurang sehat sebelum kejuaraan, tetapi tetap bersikeras untuk tetap bermain. Saya sangat bangga karena mereka memiliki semangat besar untuk menjadi juara. Selain itu, kesuksesan mengantarkan klub menjadi juara adalah prestasi pertama saya sebagai pelatih di PB Gading Jaya. Saya berharap kejuaraan ini dapat terus diselenggarakan karena selain dapat menambah jam terbang atlet muda, kami sebagai pelatih juga bisa membawa pulang ilmu berharga dengan adanya sesi coaching clinic,” tuturnya.

Daftar Juara Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026

Kategori Perorangan

U-9 Putra
Juara I: Ray Kalandra Al Kahfi (Champion Kudus)
Juara II: Yusuf Al Ghifari Prasetia (Champion Madiun)
Juara III: Azka Aldric Arrasyid (Victory Bandung) & Alfarizy Shagufta Mekka Heryanto (PMS Solo)

U-9 Putri
Juara I: Almeera Nafisha Shareen (Champion Madiun)
Juara II: Asha Adiba Zada (Champions Jepara)
Juara III: Inara Kania Aulia Mufida (Arista Semarang) & Gendhis Maheswari (Panorama Solo)

U-11 Putra
Juara I: Zayn Abdullah Rajendra (Champion Klaten)
Juara II: Kentaro Javas Kaivan Tsaqib (PB Champion Kebumen)
Juara III: Ibrahim Yuki Suwandi Yamamoto (Champion Klaten) & Kenzou Leonardo Wijaya (Champion Kudus)

U-11 Putri
Juara I: Ailsie Elaina Sembiring (Champion Kudus)
Juara II: Aqila Zyan Noufalin (Arista Semarang)
Juara III: Satmika Cinta (Champion Klaten) & Biancha Ramadhani Zhafira Wardoyo (Champion Madiun)

Beregu U-13 Putra
Juara I: Champion Klaten A
Juara II: Champion Jepara
Juara III: PMS Solo & Champion Kudus A

Beregu U-13 Putri
Juara I: Champion Klaten
Juara II: Arista Semarang
Juara III: Champion Kebumen & Kayp1 Champion Academy

Beregu Campuran U-15
Juara I: Champion Gading Jaya
Juara II: Champion Magelang
Juara III: Champion Klaten & Champion Jepara

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Paling Populer

Komentar Terbaru